Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming/Ist

Politik

Prabowo Didorong Libatkan KPK jika Bikin Zaken Kabinet

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 22:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto diusulkan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam menyeleksi sosok-sosok yang akan dipilih menjadi menteri. 

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, isu mengenai pembentukan zaken kabinet seharusnya diimbangi dengan usaha memperketat pemilihan menteri-menteri. 

"Ketimbang zaken kabinet semata, lebih baik jika calon menterinya yang dipilih mengikutsertakan KPK, juga pengumuman LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara)," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Senin, 7 Oktober 2024.


Selain itu, Efriza juga menyarankan Prabowo untuk membuka ruang partisipasi masyarakat, untuk menanggapi nama-nama menteri yang akan direkrut Prabowo ke dalam kabinet. 

"Dan juga disampaikan alasannya dan diberikan rakyat beberapa hari menyampaikan pandangannya," sambungnya. 

Lebih lanjut, dalam pandangan dosen ilmu pemerintahan Universitas Pamulang (UNPAM) itu, keterlibatan masyarakat menjadi penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan ke depan. 

"Ini yang lebih demokratis melibatkan masyarakat, mencegah korupsi, menunjukkan transparansi penghasilannya, ketimbang dikotomi orang profesional dan orang partai politik semata," demikian Efriza menambahkan.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya