Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Aramco Naikkan Harga Minyak Mentah Arab Light untuk Pembeli di Asia

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Arab Saudi menaikkan harga minyak utamanya bagi pembeli di Asia.  

Dikutip dari Bloomberg, Senin (7/10), raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, menaikkan Harga jual resmi minyak mentah Arab Light sebesar 90 sen menjadi US$2,20 per barel di atas patokan regional, pada November mendatang, menurut daftar harga terbaru yang dirilis akhir pekan ini.
 
Kenaikan itu terjadi di tengah meningkatnya volatilitas di pasar minyak mentah karena para pedagang mengamati perkembangan konflik Timur Tengah.


Perusahaan tersebut diharapkan untuk menaikkan premi sebesar 65 sen AS per barel, menurut survei terhadap para pedagang dan penyuling.

Harga minyak dunia melambung di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. 

Aramco sendiri telah memangkas harga semua jenis minyak ke Eropa dan AS. Adapun selisih harga Arab Light untuk pembeli di Eropa Barat ditetapkan sebesar 0,45 Dolar AS di atas ICE Brent. 

Di tengah kekhawatiran bahwa penggunaan minyak yang lesu di Tiongkok akan meninggalkan minyak mentah ekstra di pasar, aliansi OPEC+ - yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia bulan lalu menghentikan sementara rencana kenaikan produksi selama dua bulan, hingga awal Desember.

Sebelumnya, Aramco telah menaikkan harga minyak mentah Extra Light untuk Asia sebesar 50 sen pada November tahun lalu, sehingga menjadi 3,35 Dolar AS per barel di atas harga Oman/Dubai. Penyesuaian tersebut mencerminkan kenaikan harga minyak mentah jenis light sour di pasar spot.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya