Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Menteri Kesayangan Jokowi Diprediksi Masuk Kabinet Prabowo

SENIN, 07 OKTOBER 2024 | 07:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Transisi pemerintahan dan politik 5 tahun ke depan diyakini akan berjalan damai karena hubungan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto sangat baik sekali.

Termasuk sejumlah menteri kesayangan Jokowi diprediksi masuk kabinet Prabowo.

"Kabarnya juga akan banyak orang-orang Jokowi yang masih akan menempati kementerian bentukan Prabowo," kata Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menanggapi mayoritas masyarakat percaya Prabowo akan membawa Indonesia menjadi lebih baik.



Saiful jug meyakini, tidak akan ada seperti yang dikhawatirkan akan terjadi transisi yang turbulensi antara pemerintahan Jokowi ke Prabowo. 

Apalagi, Presiden Jokowi terlihat melunak dengan berbagai pernyataannya, seperti meminta maaf dan akan demisioner beberapa saat yang lalu.

"Tidak hanya itu, Jokowi juga sering bersama Prabowo dalam beberapa kesempatan. Selain itu juga Jokowi sering melontarkan tidak boleh membuat kebijakan yang strategis di akhir masa jabatannya," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin (7/10).

Artinya, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, Jokowi sadar diri bahwa jabatannya akan segera berakhir dan akan segera digantikan oleh Prabowo, dan Jokowi pasti merelakan karena itu adalah hal yang lumrah dan konstitusional.

"Tentu akan berjalan dengan smooth ya pemerintahan Jokowi ke pemerintahan Prabowo, terlebih lagi di pemerintahan Prabowo juga ada anak sulung Jokowi yakni Gibran Rakabuming," kata Saiful.

"Sehingga tidak akan terjadi perbedaan dinamika yang berbeda transisi politik pemerintahan nantinya," pungkas Saiful.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya