Berita

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos/Net

Politik

Parpol di Pemerintahan Prabowo-Gibran Diprediksi Solid

SABTU, 05 OKTOBER 2024 | 19:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diprediksi akan diisi partai-partai politik yang solid  mencapai visi pembangunan 2045.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos mengamati, komposisi pimpinan lembaga eksekutif dan legislatif hasil pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2024 diduduki oleh kelompok pemenang. 

"Dengan posisi ketua MPR dijabat oleh Partai Gerindra, dan Presiden dijabat juga dari Partai Gerindra, menandakan bahwa pemerintahan ke depan akan sangat solid dan fokus pada realisasi visi Indonesia maju 2045, dengan skema politik persatuan kebangsaan," ujar Subiran kepada RMOL, Sabtu (5/10). 


Pengamat politik yang kerap disapa Biran itu mengamati, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang disinyalir akan menjadi oposisi, justru memberikan sinyal akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung sekaligus mengusung Prabowo-Gibran. 

"Terlihat dari kedekatan yang ditampilkan Presiden terpilih 2024 sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan adanya rencana pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri," ucapnya. 

Karena itu, Magister Ilmu Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu menduga, setelah Prabowo-Gibran dilantik Gerindra dan Prabowo akan mewujudkan target pembangunan Indonesia maju.

"Mesti ada persatuan semua elemen bangsa terutama dalam pusaran politik kelembagaan antara legislatif, yudikatif dan eksekutif untuk mewujudkan itu," katanya. 

"Artinya, Gerindra sudah memegang kendali semua kelembagaan politik dan koalisi yang sangat gemuk. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak fokus merealisasikan visi misi dan program kerja selama 5 tahun ke depan," demikian Biran menambahkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya