Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun ke 72,54 Dolar AS per Barel

SABTU, 05 OKTOBER 2024 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) mengalami penurunan. 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan ICP September 2024 sebesar 72,54 Dolar AS per barrel, turun 5,96 Dolar AS dari bulan sebelumnya yang mencapai 78,51 Dolar AS per barrel. 

Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 353.K/MG.03/DJM/2024 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan September 2024.


Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi, menjelaskan penurunan ini dipengaruhi oleh turunnya harga minyak mentah global, terutama karena penurunan permintaan dari Tiongkok. 

"Caixin Purchasing Manager Index (PMI) Jasa Tiongkok pada bulan September 2024 mengalami penurunan lebih tajam dari estimasi pasar, menjadi 51,6," kata Agus di Jakarta, dikutip Sabtu (5/10).

Sentimen negatif pasar terhadap ekonomi Tiongkok mempengaruhi penurunan permintaan minyak mentah.

Selain itu, kapasitas pengolahan minyak dari 35 kilang di Tiongkok juga turun 0,9 persen (mom) pada September 2024, menjadi 80,8 persen dari total kapasitas 8,4 juta barel per hari.

Harga rata-rata minyak mentah utama dunia juga menurun dibandingkan Agustus 2024. 

Di kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak juga dipengaruhi oleh turunnya tingkat pengolahan kilang di Taiwan, dari 760 ribu bph (69,7 persen kapasitas) pada akhir Agustus 2024 menjadi 580 ribu bph (53,2 persen kapasitas) pada akhir September 2024.

Perkembangan harga minyak mentah utama pada September 2024 dibandingkan Agustus 2024 adalah sebagai berikut:

- Dated Brent turun 6,58 Dolar AS/bbl, dari 80,91 Dolar AS/bbl menjadi 74,33 Dolar AS/bbl.
- WTI (Nymex) turun 6,06 Dolar AS/bbl, dari 75,43 Dolar AS/bbl menjadi 69,37 Dolar AS/bbl.

- Brent (ICE) turun 6,00 Dolar AS/bbl, dari 78,88 Dolar AS/bbl menjadi 72,87 Dolar AS/bbl.
- Basket OPEC turun 4,79 Dolar AS/bbl, dari 78,41 Dolar AS/bbl menjadi 73,62 Dolar AS/bbl.
- ICP minyak mentah Indonesia turun 5,96 Dolar AS/bbl, dari 78,51 Dolar AS/bbl menjadi 72,54 Dolar AS/bbl.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya