Berita

Edy Rahmayadi bertemu tokoh masyarakat Labuhanbatu Tengku Mizwar/Ist

Politik

Tokoh Masyarakat Labuhanbatu Sindir Medan yang Sedang Kupak-Kapik

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 22:16 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Berbagai progres pembangunan di Kota Medan selama kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution, ternyata diikuti masyarakat di Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Tak hanya itu, persoalan politik tanah air, termasuk banyaknya 'hilang' tokoh demokrasi, yang tak berani menyuarakan keadilan dan kebenaran, juga tak luput dari perhatian.

Seperti yang disampaikan tokoh masyarakat Tengku Mizwar, yang juga Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Labuhanbatu. 


"Saya ikut terpanggil melihat kondisi ini semua," ujarnya.

Hal itu disampaikan Tengku Mizwar dalam sambutannya pada peresmian Posko Relawan Calon Gubernur Sumut nomor urut 2, Edy Rahmayadi, di Jalan Veteran, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (1/1). 

Ia pun menyindir Bobby Nasution. Karena di Kota Medan, menurut Tengku Miswar, progres pembangunan berjalan lambat. 

"Hanya mengelola lapangan merdeka sampai satu periode tidak tuntas," ujarnya.

Ia juga menyoroti penataan Lapangan Merdeka yang belum tuntas, begitu juga dengan rehabilitasi stadion.

"Hanya mengelola lapangan merdeka sampai satu periode tidak tuntas , stadion macam lumpur, ini kota saya sebenarnya," ujar Tengku Miswar.

Ia pun mengaku rindu dengan kepemimpinan Edy Rahmayadi. Bahkan ia terpanggil menjadi saksi kemenangan rakyat dengan memilih paslon yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, Partai Buruh, Partai Ummat, Partai Gelora Indonesia dan PKN itu.

Harapannya agar bisa membenahi pembangunan di 33 kabupaten/kota di Sumut. "Kami berharap di sini bapak Edy Rahmayadi dapat melanjutkan dua periode," harapnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya