Berita

Ilustrasi Iphone

Bisnis

Ponsel Iphone Jadi Produk Ekspor Terbesar India ke Amerika

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 12:50 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Selama tiga kuartal terakhir, ponsel pintar iPhone Apple menjadi produk ekspor terbesar India ke Amerika Serikat. Lebih tinggi dari ekspor berlian nonindustri India ke AS. 

Business Standard melaporkan nilai ekspor ponsel pintar dari India ke AS mencapai 2 miliar dolar AS pada kuartal Juni. Sementara ekspor berlian nonindustri sebesar 1,44 miliar dolar AS.

Tren tersebut dimulai pada kuartal Desember tahun fiskal 2024 ketika ekspor ponsel pintar ke AS mencapai 1,42 miliar dolar AS, melampaui ekspor berlian sebesar 1,3 miliar dolar AS. Pada kuartal terakhir tahun fiskal 2024, ekspor ponsel pintar melonjak sebesar 43 persen secara kuartal-ke-kuartal menjadi 2,02 miliar dolar AS, sementara ekspor berlian turun 4,6 persen menjadi 1,24 miliar dolar AS, kata laporan tersebut.


Pada kuartal September tahun fiskal 2024, ponsel pintar menduduki peringkat keempat ekspor terbesar dari India ke AS.

Peningkatan ekspor telepon pintar, khususnya iPhone, mencerminkan keberhasilan skema insentif terkait produksi (PLI) India untuk perangkat seluler.

Sebelum diperkenalkannya PLI, total ekspor telepon pintar mencapai 1,6 miliar dolar AS dalam pengiriman global pada tahun anggaran 2019, dengan hanya 5 juta dolar AS yang ditujukan untuk pasar AS.

Pada tahun anggaran 2023, Apple mengekspor iPhone senilai lebih dari 5 miliar dolar AS dari India, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap total ekspor telepon pintar negara tersebut sebesar 11,1 miliar dolar AS , dengan lebih dari 2,15 miliar dolar AS di antaranya ditujukan untuk AS.

Pada tahun anggaran 2024, ekspor iPhone melonjak menjadi 10 miliar dolar AS , mencakup 66 persen dari ekspor telepon pintar, yang berjumlah 15,6 miliar dolar AS.

Selama periode tersebut, ekspor telepon pintar ke AS melonjak sebesar 158 persen menjadi 5,56 miliar dolar AS, menjadikannya ekspor terbesar kedua India ke AS setelah berlian. Pengiriman AS sekarang mencakup hampir 50 persen dari ekspor iPhone Apple dari India.

Meskipun mengalami pertumbuhan yang mengesankan, ekspor ponsel pintar India hanya mencakup sebagian kecil dari pasar impor ponsel pintar AS. Pada tahun 2022 dan 2023, AS mengimpor ponsel pintar masing-masing senilai 66 miliar dolar AS dan 59,6 miliar dolar AS, di samping laptop dan tablet senilai 55 miliar dolar AS dan 46,3 miliar dolar AS, terutama dari Tiongkok dan Vietnam.

Ekspor India mencakup sekitar 10 persen dari pasar impor ponsel pintar AS, yang menunjukkan potensi pertumbuhan lebih lanjut jika negara tersebut dapat menurunkan biaya dan meningkatkan daya saing terhadap Tiongkok dan Vietnam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya