Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di acara eace Mujahid and Diplomacy Mujahidah Awards Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta pada Kamis, 3 Oktober 2024/RMOL

Dunia

Menlu RI Kritik Upaya Netanyahu Hilangkan Palestina di Sidang PBB

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengkritisi pidato yang disampaikan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu selama sidang Majelis Umum PBB.

Dikatakan Retno, selama pidato Netanyahu tidak menyebutkan nama Palestina sedikitnya. Menurut Menlu, tindakan tersebut sengaja dilakukan guna menghalangi upaya pengakuan negara Palestina.

"Tidak disebutkannya Palestina dalam pidato tersebut bukan tanpa maksud. Jelas, yaitu menghilangkan Palestina, hak-hak Palestina dan menihilkan harapan kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara," tegas Menlu dalam pidatonya meraih Diplomacy Mujahidah Awards dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta pada Kamis (3/10).


Melihat upaya keras Israel, Menlu menilai jalan menuju kemerdekaan Palestina akan penuh tantangan dan masih memerlukan waktu panjang.

Upaya membela kebenaran serta keadilan untuk Palestina membutuhkan dukungan negara-negara seperti Indonesia yang secara konsisten berani mengatakan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

"Kita bersyukur bahwa perjuangan Indonesia membela Palestina mendapat dukungan besar dari masyarakat, MUI dan Baznas mitra penting dalam perjuangan tersebut," tegasnya.

Menlu menegaskan bahwa dukungan Indonesia untuk Palestina tidak akan goyah dan akan selalu berada di garis depan dalam membela kemerdekaan.

"Indonesia tidak akan tinggal diam. Indonesia termasuk di garis depan dalam membela perjuangan bangsa Palestina. Diplomasi Indonesia memilih untuk berpihak membela keadilan dan kemanusiaan, membela yang benar, against all odds," tegas Retno.

Dikatakan Menlu Retno, Selama 10 tahun terakhir, bantuan pemerintah dan masyarakat Indonesia sangat besar. Telah disalurkan 189 capacity building kepada lebih dari 2.000 penerima manfaat di Palestina.

“Hal ini belum termasuk komitmen penyaluran bantuan ke Palestina melalui saluran lain seperti International Labour Organization (ILO) dan United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA)," papar Menlu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya