Berita

Foto bersama Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di acara penganugerahan Peace Mujahid and Diplomacy Mujahidah Awards di Hotel Grand Shahid, Jakarta pada Kamis, 3 Oktober 2024/RMOL

Dunia

JK dan Menlu Retno Raih Anugerah Pejuang Perdamaian dan Diplomasi MUI

KAMIS, 03 OKTOBER 2024 | 14:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berinisiatif memberikan penghargaan kepada Wakil Presiden RI ke-10, ke-12 Jusuf Kalla (JK) dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi atas kontribusi dan konsistensinya memperjuangkan perdamaian dunia.

Upacara penyerahan penghargaan tersebut dilakukan di Hotel Grand Shahid, Jakarta pada Kamis (3/10).

Dalam pidatonya Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengumumkan bahwa Mantan Wapres RI memperoleh Peace Mujahid Awards, sementara Menlu Retno dianugerahi Diplomacy Mujahidah Awards.


"Bapak Jusuf Kalla adalah Mujahid dan ibu Retno Marsudi adalah Mujahidah yang melakukan tugas-tugas amar maruf nahi munkar, bidang diplomasi dan perdamaian dunia," ujarnya.

Menurut Sudarnoto, MUI yakin bahwa kiprah JK dan Menlu Retno telah memberikan dampak bagi Indonesia dan komunitas internasional. Keduanya tidak berhenti merakit asa diplomatik untuk dunia yang damai, sejahtera, berkeadaban di bawah lindungan Allah.

"Karena itulah MUI berketetapan memberikan penghargaan sebagai rasa syukur dan apresiasi tinggi atas jasa mereka yang konkrit," tambahnya.

Mengenakan blouse putih dan turban hitam, Menlu RI sambil tersenyum menerima penghargaan yang diberikan oleh Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar.

Menlu dalam pidatonya menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengingat bahwa perjuangan untuk Palestina adalah perjuangan bersama.

"Tentunya merupakan kehormatan bagi saya untuk menerima awards ini dan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Majelis Ulama Indonesia. It is really an honor for me to receive this award," ujarnya.

Menlu menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendukung Palestina hingga mencapai kemerdekaannya.

"Indonesia termasuk di garis depan dalam membela perjuangan bangsa Palestina. Diplomasi Indonesia memilih untuk berpihak membela keadilan dan kemanusiaan, membela yang benar, against all odds," tegas Retno.

Sementara itu, JK yang juga memperoleh penghargaan dari MUI menyampaikan ucapan terima kasih. Sebab pencapaian tersebut diraih atas upaya seluruh rakyat Indonesia.  

"Saya menyampaikan terimakasih kepada MUI yang telah memberikan penghargaan kepada kami atas upaya-upaya kita semua. Itu tidak terlepas dari doa seluruh masyarakat Indonesia," kata dia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya