Berita

Universitas Nusa Mandiri/Ist

Nusantara

Anak Muda Diajak Gabung Program Doktor Informatika UNM

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 23:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Program studi (Prodi) Informatika program Doktor Universitas Nusa Mandiri membuka peluang pada semua generasi untuk menjadi seorang ahli atau pakar bidang informatika. 

Di era digital saat ini, ahli di bidang informatika tentu sangat dicari dan diincar banyak perusahaan, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Prodi Informatika program Doktor Universitas Nusa Mandiri, Nita Merlina mengatakan, dengan dibukanya program Doktor Informatika, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis tentu memberi kesempatan lebih luas dan lebih mendalam pada setiap generasi untuk kiprah yang lebih unggul di bidang Informatika.


“Komitmen program Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri menghasilkan lulusan unggul, mandiri dan inovatif dalam transformasi digital bisnis,” kata Nita dalam keterangannya yang dikutip Kamis (3/10).


Fokus penelitian Prodi Informatika Program Doktor Universitas Nusa Mandiri adalah di bidang Computer Vision dan Biomedical Informatics. 

Mahasiswa calon Doktor Informatika Universitas Nusa Mandiri akan  melakukan riset selama kurang lebih 3 tahun (paling cepat) hingga 5 tahun (paling lama) atau akan menempuh masa studi 6 semester (paling cepat) hingga 10 semester (paling lama).

Keunggulan Prodi Informatika Program Doktor Universitas Nusa Mandiri memiliki kurikulum yang sudah dimutakhirkan sesuai dengan perkembangan teknologi terkini dan kebutuhan industri.

“Dengan keunggulan tersebut diharapkan Prodi Informatika Program Doktor (S3) Universitas Nusa Mandiri dapat mengambil peran penting dalam meningkatkan kualitas SDM di Indonesia yang unggul, mandiri dan inovatif,” demikian Nita.




Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya