Berita

Ketua DPR Puan Maharani/Net

Politik

Terpilih Lagi Ketua DPR, Puan Pecahkan Rekor

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 18:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kembali terpilihnya Puan Maharani sebagai Ketua DPR  periode 2024-2029 merupakan bukti bahwa perempuan bisa memimpin. 

Politikus PDIP Selly Andriany Gantina berpandangan bahwa figur Puan sangat memiliki kapabilitas untuk memimpin.

"Beliau adalah pemimpin perempuan, pengesahan UU TPKS (Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual) merupakan bukti nyata bagaimana Mbak Puan menjadi motor penggeraknya," kata Selly dalam keterangannya, Rabu (2/10).


Selain itu, Puan juga berperan penting dalam pengesahan UU Perlindungan Data Pribadi, yang menjadi landasan hukum untuk melindungi hak privasi masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital. 

UU ini memperkuat keamanan data pribadi berkat dorongan dan pengawasan dari Puan.

Di sisi lain, terpilihnya Puan sebagai Ketua DPR menorehkan sejarah bagi peta perpolitikan dunia. 

Selly menyebut bahwa Puan mencatatkan rekor sebagai perempuan pertama di dunia yang menjadi Ketua Parlemen dua kali. 

"Artinya dia memiliki peran luar biasa, tidak hanya aktif di DPR dan Partai Politik. Mbak Puan juga punya peran luar biasa sebagai ibu, istri, dan anak dari mantan Presiden, dan semuanya itu ia jalani," tegasnya.

Puan juga terlibat dalam revisi UU Desa, memperkuat otonomi desa dan memastikan distribusi dana desa yang lebih adil. Dukungan terhadap UU Kesejahteraan Anak Indonesia (UU KAI) menunjukkan komitmen Puan terhadap hak-hak anak, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial. 

Kepemimpinannya membuktikan peran perempuan dalam mendorong perubahan di sektor-sektor strategis.

Selain itu, lanjutnya, nilai plus yang dimiliki perempuan adalah kompetensi, ketelitian, keuletan, cekatan, dan tanggung jawab terhadap tugas, di samping komitmen moral yang lebih baik dibandingkan laki-laki. 

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani adalah tokoh politik yang selalu berpegang teguh pada prinsip dan mendorong partisipasi perempuan di kancah politik tanpa meninggalkan kewajiban mereka sebagai perempuan.

Karenanya, Selly Gantina meminta masyarakat tidak meremehkan perempuan, terutama Puan. Sebab dia telah terbukti mampu menduduki berbagai posisi dengan kapabilitas dan profesionalismenya.

"Sebagai catatan, pengendalian Covid-19 sendiri berhasil lewat tangan perempuan. Ini terlihat dari relawan hingga tenaga medis yang didominasi perempuan," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya