Berita

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi/RMOL

Global

Kedubes Iran Pastikan Serangan Rudal Hanya Menyasar Target Militer Israel

RABU, 02 OKTOBER 2024 | 17:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan rudal Iran di wilayah pendudukan Israel pada Selasa malam (1/10) merupakan tindakan pembelaan diri yang sah berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB. 

Hal itu ditegaskan oleh Kedutaan Besar Iran di Jakarta dalam sebuah pernyataan yang diterima redaksi pada Rabu (2/10). 

Dikatakan bahwa operasi bernama True Promise II dilakukan setelah berbulan-bulan Iran menahan diri atas pembunuhan Ketua Biro Politik Gerakan Hamas, Ismail Haniyeh di Teheran.


Kemudian baru-baru ini, Iran kembali berduka atas kematian Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah dan penasihat militer senior Iran di Beirut, Jenderal Nilforushan yang tewas dalam serangan bom bunker Israel. 

"Penggunaan hak pembelaan diri oleh Republik Islam Iran, setelah menahan diri dalam waktu yang lama, menunjukkan pendekatan bertanggung jawab Iran terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional," bunyi pernyataan  Kedubes Iran. 

Iran menolak disamakan dengan tindakan kejam Israel di Gaza dan Lebanon. Kedubes menegaskan bahwa operasi True Promise II semata untuk pembelaan dan diluncurkan pada target militer di wilayah pendudukan. 

"Republik Islam Iran berdasarkan prinsip-prinsip moral dan ajaran suci Islam serta dengan mematuhi sepenuhnya prinsip perbedaan menurut hukum humaniter internasional, hanya menargetkan sasaran dan infrastruktur militer dan keamanan rezim Zionis dalam serangan rudal defensifnya," tegasnya. 

Untuk mencegah eskalasi lanjutan, Iran mendesak agar negara-negara pendukung Israel berhenti menyediakan senjata dan keuangan untuk Tel Aviv. 

Dewan Keamanan PBB juga diminta segera bertindak mencegah campur tangan asing yang mampu memperkeruh situasi di Timur Tengah. 

Apabila desakan itu tidak digubris, maka Iran tanpa ragu menggunakan kekuatan militernya lebih lanjut demi mengamankan kepentingan nasional mereka.

"Iran siap dan tidak akan ragu untuk mengambil langkah-langkah pertahanan lebih lanjut guna melindungi kepentingan sahnya dan mempertahankan integritas teritorial serta kedaulatan Iran terhadap setiap tindakan agresi militer dan penggunaan kekuatan secara ilegal," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya