Berita

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro/Net

Dunia

Maduro: Kejahatan Israel Lebih Buruk dari Nazi

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 18:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengecam keras invasi Israel di Lebanon yang dalam sepekan terakhir telah menewaskan lebih dari 800 orang. 

Maduro menyoroti peluncuran pasukan darat Israel di Lebanon yang menurutnya merupakan awal dari perang melawan Arab dan upaya Tel Aviv menjajah seluruh Timur Tengah. 

"Tindakan-tindakan ini merupakan proyek kolonial yang bertujuan untuk mengendalikan sumber daya energi di kawasan tersebut," ujar Maduro, seperti Al Mayadeeen pada Selasa (1/10). 


Ia bahkan menyebut tindakan Israel lebih jahat dari apa yang pernah dilakukan Nazi Jerman di masa lalu. 

"Tindakan Israel dan kekuatan Barat pendukungnya lebih buruk daripada kejahatan Nazi Jerman dan Hitler," tegasnya dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat

Maduro mengkritik PBB dan negara-negara lain karena diam saja saat Israel membunuh ratusan orang. Membandingkan situasi saat ini dengan impunitas yang dinikmati oleh Mussolini dan Hitler.

Presiden Venezuela itu mengutuk keras pembunuhan Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah di tangan pendudukan Israel, dan mencela Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai "Hitlerish".

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya