Berita

Pahala Nainggolan/RMOL

Hukum

SELEKSI CAPIM KPK

Termasuk Pahala Nainggolan Tak Lolos Tes Kesehatan Jasmani Rohani

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 17:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pahala Nainggolan tidak lolos tes kesehatan jasmani rohani seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029. Nama Pahala masuk daftar 10 nama yang juga dinyatakan tidak lolos tes wawancara oleh panitia seleksi.

"Kami baru saja diterima oleh Bapak Presiden untuk menyerahkan hasil akhir dari pada seleksi calon pimpinan dan calon dewan pengawas KPK. Kami sudah serahkan dan bapak Presiden meminta kami untuk menyampaikan kepada teman-teman media," kata Ketua Panitia Seleksi Muhammad Yusuf Ateh di Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (1/10).

Pahala Nainggolan saat ini menjabat direktur pencegahan dan monitoring KPK. Dilantik sebagai deputi pencegahan sejak 15 Oktober 2015, nama Pahala belakangan ini disorot publik karena dianggap malah menjadi jurubicara Kaesangan Pangarep terkait tuduhan gratifikasi jet pribadi.


Pahala mengawali karir sebagai auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau yang lebih dikenal dengan BPKP perwakilan Bali hingga tahun 1989.

Pahala mengundurkan diri dari BPKP pada tahun 1995 tanpa alasan yang jelas. Ia lalu memutuskan untuk bekerja di berbagai perusahaan multinasional serta menjadi konsultan untuk proyek hibah luar negeri yang dibiayai oleh Bank Dunia, USAID, dan CIDA.

Berdasarkan lampiran surat keputusan Pansel yang diserahkan ke Presiden, nama besar lainnya yang tidak lolos tes kesehatan dan wawancara yakni Johan Budi, Didik Agung Widjanarko, Harli Siregar, dan I Nyoman Wara.

Selama lima tahun terakhir Johan Budi aktif sebagai anggota Komisi Hukum DPR. Namanya sangat tenar saat bertugas menjadi juru bicara KPK.

Adapun Didik Agung bukan orang baru di KPK. Sejak 2022 hingga saat ini dia menjabat sebagai deputi bidang koordinasi dan supervisi.

Didik lulusan Akpol 1991. Didik saat ini memiliki pangkat Inspektur Jenderal. Karir di kepolisian, Didik pernah menjadi Kapolres Ambon, Kepala Bidang Humas Polda Maluku, hingga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan.
 
Berikutnya, Harli Siregar saat ini menjabat Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung. Sebelum dilantik sebagai orang penerangan di Kejagung pada 21 Mei 2024, Harli pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam Deli Serdang, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

Lalu I Nyoman adalah orang BPK. Pada 2010, Nyoman menjadi Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Banten. Nyoman dikenal malang-melintang sebagai auditor sejak 2001 hingga 2010 di Bank Indonesia (BI). Tak hanya di BI, sebagai auditor, Nyoman juga sempat malang melintang di Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Kementerian Keuangan.

Selain kelima nama itu, calon lainnya yang juga dinyatakan tidak lolos yakni Muhammad Yusuf (PNS), Sang Made Mahendrajaya (lain-lain), Sugeng Purnomo (jaksa), Wawan Wardiana (PNS) dan Yanuar Nugroho (lain-lain).

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya