Berita

Romy Soekarno/Net

Politik

Romy Soekarno Bantah Minta Kursi DPR: Saya Berjuang di Dapil

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 16:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota DPR Fraksi PDIP Hendra Rahtomo atau Romy Soekarno membantah kabar dirinya menjadi anggota dewan berkat pemberian Arteria Dahlan. 

Romy menegaskan bahwa keterpilihannya anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim VI mutlak merupakan keputusan DPP PDIP. 

"Bukan diberikan, tapi karena saya berjuang di dapil," tegas Romy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10). 


Cucu Presiden Ir Soekarno itu memastikan tak ada intervensi dalam pemilihan dirinya dalam menggantikan Sri Rahayu. 

"DPP mengapresiasi bagaimana saya di dapil berjuang dari pagi sampai malam dan terima kasih untuk Bu Sri Rahayu dan Mas Teri karena mereka mengapresiasi semua apa yang saya lakukan di dapil sehingga ya mudah-mudahan saya bisa menjadi wakil rakyat yang bisa berjuang untuk bangsa dan negara," tandasnya. 

Sebelumnya, Caleg PDIP terpilih dari Dapil Jawa Timur VI, Sri Rahayu, juga calon penggantinya Arteria Dahlan, mengundurkan diri jelang pelantikan Anggota DPR. Mereka menyerahkan kepada cucu Bung Karno, Hendra Rahtomo atau Romy Soekarno.

Arteria Dahlan mengaku mundur tanpa paksaan dari pihak mana pun. Ia menegaskan siap menerima dengan legowo apapun yang menjadi keputusan partai. 

“Ya mungkin saat ini ya, ada pekerjaan-pekerjaan khusus yang memang akan di-deliver kepada Mas Romy. Tapi utamanya, saya, suatu kemuliaan bagi saya untuk menjalankan apapun yang diputuskan dan menjadi kebijakan. Apalagi penggantinya kan Mas Romi, bagian daripada Royal Family,” kata Arteria kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (30/9).
 
“Saya di sini ya, sebagai petugas partai. Saya disini bekerja untuk melayani Ibu Ketua Umum dan keluarga besarnya. Jadi bagi saya itu enggak masalah. Di sini kan bukannya untuk apa-apa, di sini kerja loh,” pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya