Berita

Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil saat mendengarkan pesan dari tokoh betawi sekaligus pendiri Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Haji Nuri Thaher/Ist

Politik

Ridwan Kamil Dapat Pesan Khusus saat Ngadep Dedengkot Betawi Haji Nuri

SELASA, 01 OKTOBER 2024 | 14:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada pesan khusus yang dititipkan kepada calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil saat menemui tokoh betawi sekaligus pendiri Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Haji Nuri Thaher di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Senin (30/9) kemarin.

Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Jakarta, Bambang Waluyo Djojohadikusumo saat mendampingi pertemuan itu menyebut, banyak pesan penting yang dititipkan Haji Nuri kepada Ridwan Kamil.

"Beliau berpesan kepada Ridwan Kamil agar memperhatikan masalah layanan kesehatan masyarakat seperti rumah sakit, masalah penataan kawasan kumuh, terkait lembaga atau dewan adat betawi, dan banyak lagi," kata pria yang akrab disapa Jojo ini, Selasa (1/10).


Kepada Ridwan Kamil, Haji Nuri juga memberi nasihat bahwa program kerja seorang Gubernur cukup hanya setengah dari masa periode pemerintahan. Sementara sisanya harus berangkat dari aspirasi warga.

Haji Nuri juga meminta kepada Ridwan Kamil untuk tidak segan meminta bantuan dalam menangani masalah di Jakarta. Salah satunya, terkait dualisme Bamus Betawi.

"Kalau ada apa-apa, saya siap dilibatkan, termasuk menyatukan Bamus Betawi. Supaya lebih akur, lebih guyub dan kekeluargaan," demikian pesan Haji Nuri kepada Ridwan Kamil.

Haji Nuri merupakan salah satu pendiri Bamus Betawi. Saat ini, ia menjabat Ketua Majelis Adat Bamus Betawi.

Dilihat dari silsilah atau nasabnya, pria yang akrab disapa Babe Nuri ini ternyata bukan orang sembarangan. Ia orang asli betawi karena lahir dan besar di Jakarta. Silsilahnya sampai lima generasi semua lahir di Jakarta.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya