Berita

Said Abdullah/RMOL

Politik

PDIP Sodorkan Nama Puan Maharani jadi Ketua DPR

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sabagai partai pemenang Pemilu 2024, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyodorkan satu nama untuk mengisi kursi Ketua DPR RI. Satu nama itu yakni Puan Maharani. 

Hal itu diungkapkan Ketua DPP PDIP Said Abdullah kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (30/9). 

“Insya Allah, kalau dari PDI perjuangan final calonnya tunggalnya Ibu Puan Maharani,” ungkap Said. 


Said juga menegaskan bahwa partai banteng moncong putih sudah final menyodorkan nama tunggal untuk mengisi posisi Ketua DPR RI, yakni Puan Maharani. Sedangkan, untuk nama pimpinan MPR RI masih digodok. 

“Pimpinan MPR dari PDI Perjuangan masih digodok,” kata Said.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Undang-Undang (UU) Nomor 13/2019 tentang MPR, DPR, DPD (UU MD3) dipastikan tidak direvisi. Dengan demikian, ketua DPR periode 2024-2029 bakal tetap dipegang oleh partai pemenang Pemilu yakni PDIP. 

“Ya kan kita sudah sama-sama tahu bahwa dalam periode ini tidak ada perubahan UU MD3” tegas Dasco kepada wartawan di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9). 

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga menegaskan penentuan ketua hingga para pimpinan DPR bakal tetap mengacu kepada UU yang masih berlaku.

“Sehingga pimpinan DPR tentunya mengacu pada UU MD3 yang masih berlaku pada saat ini,” tegasnya.

Saat ditanya terkait Ketua DPR periode mendatang, Dasco memastikan juara alias pemenang Pemilu 2024 akan mendapatkan posisi tersebut.

“Ya tentunya kalau melihat UU MD3 paket pimpinan itu sudah diatur dengan ketentuan paket pimpinan pemenang,” ujarnya. 

“Satu kedua ketiga keempat dan kelima yang akan diusulkan masing-masing fraksi nama-namanya dan langsung ditetapkan,” demikian Dasco.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya