Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Nikkei Terjungkal 4 Persen di Pembukaan Senin Pagi

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 09:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia relatif menguat di pembukaan sesi pertama Senin (30/9). Namun, beberapa terlihat melemah. 

Hari ini, pasar menunggu rilis data ekonomi China dan Jepang. 

Dikabarkan, Jepang akan mengumumkan data penjualan ritel periode Agustus. Polling Reuters mengekspektasikan kenaikan 2,3 persen yot turun dari angka revisi 2,7 persen.


Sementara itu, China akan merilis indeks PMI resmi periode September, yang diekspektasikan berada di angka 49,5, sedikit lebih baik dibanding kontraksi pada Agustus lalu, di 49,1.

Dikutip dari Reuters, Nikkei 225 Jepang anjlok lebih dari 4 persen. Sementara itu, saham Australia mencapai rekor tertinggi baru. 

Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,56 persen, menembus level tertinggi sepanjang masa di 8.246,2.

Kospi Korea Selatan naik 0,13 persen dan Kosdaq berkapitalisasi kecil naik tipis.

Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 20.910, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di 20.632,30.

indeks Nikkei 225, Jepang terperosok 4,3 persen, dan Topix terperosok 2,67 persen.

Semalam di AS, Dow Jones Industrial Average naik ke level tertinggi baru karena para pedagang menilai data baru yang menunjukkan lebih banyak kemajuan dalam mengendalikan inflasi.

Dow yang terdiri dari 30 saham naik 0,33 persen, berakhir pada 42.313,00. 

S&P 500 turun 0,13 persen, sementara Nasdaq Composite turun 0,39 persen.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya