Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Cak Imin Diduga Lakukan Bersih-bersih Elite PBNU di PKB

SENIN, 30 SEPTEMBER 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar diperkirakan tengah melakukan bersih-bersih di internal partai politiknya, dari pengaruh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menjadi calon anggota legislatif (caleg) terpilih 2024.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan menduga, perseteruan antara PKB dan PBNU yang melebar hingga ke persoalan penggantian caleg terpilih 2024, karena berpotensi mengganggu manuver politik ke depan.

"Cak imin sedang melakukan sterilisasi atau bersih-bersih pasukan yang terafiliasi dengan elite-elite PBNU khususnya yang dekat dengan Ketum dan Sekjen PBNU karena berpotensi tidak bisa dikendalikan," ujar Yusak kepada RMOL, Senin (30/9).


Di samping itu, dia juga meyakini Cak Imin sedang mempersiapkan langkah untuk masuk ke dalam pemerintahan baru hasil pemilihan presiden (Pilpres) 2024, yang dimenangkan oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Soal PAW (penggantian antar waktu) caleg terpilih PKB, Cak Imin ingin powerfull mengendalikan anggota fraksinya di Senayan. Kalau pasukannya tertib, tentu ini akan menjadi daya tawar Cak Imin kepada Prabowo," tuturnya.

Oleh karena itu, PAW caleg terpilih PKB diyakini Yusak hanya untuk mencegah gangguan-gangguan di internal pasca Prabowo-Gibran dilantik.
 
"Kalau pasukannya di Senayan bandel, kan repot nanti Cak Imin. Cak Imin sepertinya tidak ingin jatah kabinet yang diberikan Prabowo nanti dianggap satu irisan atau mewakili NU," katanya.

"Jadi, kalaupun diberikan jatah menteri oleh Prabowo, jatah itu untuk PKB sendiri, tidak mewakili NU sekalian," demikian Yusak menambahkan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya