Berita

Wakil Kepala Dewan Pusat Hizbullah, Nabil Kaouk/Net

Dunia

Israel Bunuh Pemimpin Hizbullah Lainnya, Nabil Kaouk

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2024 | 17:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Militer Israel pada Minggu (29/9), mengumumkan keberhasilannya membunuh pemimpin senior Hizbullah lainnya, Nabil Kaouk dalam serangan udara di Lebanon hari Sabtu (28/9).

Pembunuhan itu terjadi sehari setelah sekretaris jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah tewas dalam serangan udara pada hari Jumat (27/9) saat mengadakan pertemuan di markas bawah tanah kelompok tersebut.

"Pemimpin senior Nabil Kaouk, tokoh penting dalam kelompok militan Hizbullah dan calon penerus Hassan Nasrallah tewas terbunuh dalam serangan Israel," tulis militer Israel, seperti dimuat BBC


Nabil Kaouk adalah Wakil Kepala Dewan Pusat Hizbullah. Dia adalah komandan militer kelompok itu di Lebanon selatan dari tahun 1995 hingga 2010. Dia dijatuhi sanksi oleh Departemen Keuangan AS pada tahun 2020.

Hizbullah hingga kini belum mengonfirmasi kabar kematian Kaouk. 

Namun, laporan mengatakan para pendukungnya terlihat berduka atas kematiannya.  

Sebelumnya, putri Nasrallah Zainab Nasrallah, kepala garis depan selatan Hizbullah Ali Karaki, komandan unit rudal Muhammad Ali Ismail dan wakilnya Hossein Ahmed Ismail juga tewas dalam serangan Israel di Beirut.

Sementara itu, Menteri Informasi Lebanon Ziad Makary mengatakan bahwa pemerintah sedang berusaha mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Israel melalui jalur diplomatik.

Hashem Safieddine, yang merupakan sepupu Nasrallah, dipandang sebagai calon penggantinya. Ia adalah anggota kunci Dewan Syura Hizbullah, diyakini memiliki hubungan dekat dengan Iran dan Pemimpin Tertingginya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya