Berita

Spanduk dukungan gerakan kotak kosong di Brebes/Ist

Politik

Pemilih Melawan, Gerakan Kotak Kosong di Pilkada Brebes Menguat

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2024 | 07:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pilkada Brebes 2024 yang diikuti calon tunggal mendapat perlawanan dari gerakan kotak kosong.

Dalam beberapa pekan terakhir, aksi dukungan terhadap kotak kosong semakin masif. Tak hanya melalui media sosial, tetapi juga lewat aksi vandalisme atau coretan di jalan-jalan raya. 

Masyarakat Brebes, khususnya di kalangan generasi muda, mulai menunjukkan keterlibatan aktif dalam Pilkada ini dengan menggunakan berbagai medium sebagai bentuk ekspresi dan perlawanan.


“Kotak kosong mempunyai hak yang sama dengan calon yang diusung oleh partai politik. Kotak kosong diperbolehkan kampanye meski tidak dijadwalkan oleh KPU," kata Koordinator Gerakan Kotak Kosong Brebes, Slamet Maryoko dalam keterangannya, Minggu (29/9).

Kotak kosong menjadi simbol perlawanan bagi mereka yang merasa bahwa Pilkada kali ini kurang memberikan pilihan alternatif. 

Dengan menyimbolkan kekuatan aspirasi rakyat yang menginginkan perubahan, kotak kosong berhasil menarik perhatian banyak pihak.

Sebelumnya, massa dari Gerakan Kotak Kosong (Gertak) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes untuk mendeklarasikan pemenangan kotak kosong di Pilkada Brebes.

Pasangan calon tunggal Paramitha Widya Kusuma dan Wurja mendapat nomor urut 1 di Pilkada Brebes 2024.

Paramitha-Wurja yang diusung 11 partai politik itu menempati posisi sebelah kiri di surat suara. Sedangkan nomor urut 2 berada di sebelah kanan dengan kotak kosong atau kolom kosong tidak bergambar.





Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya