Berita

Kebersamaan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden terpilih Prabowo Subianto/Ist

Politik

Pertemuan Prabowo-Megawati Bisa Ademkan Tensi Politik

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2024 | 07:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masyarakat sangat menantikan pertemuan antara presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri agar segera terealisasi.

Menurut analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat pertemuan keduanya bisa memperbaiki banyak hal, salah satunya cara kehidupan bernegara.

"Rupanya rakyat menaruh harapan tinggi bahwa pertemuan antara Prabowo dan Megawati ini akan membuat sebuah hal baru yang positif untuk Indonesia, salah satunya memperbaiki sendi-sendi kehidupan berbangsa yang dirasa sudah rusak," kata Hensat kepada RMOL di Jakarta, Minggu (29/9).


Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini melanjutkan, pertemuan kedua tokoh ini momentum untuk mendamaikan tensi politik pasca Pilpres.

Ia mengatakan, rakyat menaruh harapan kepada keduanya agar bisa memperbaiki dan mengarahkan bagaimana perilaku politik ini dilaksanakan ke depannya.

"Seperti yang kita sama-sama tahu pada Pilpres yang lalu norma ini menjadi pembahasan serius etika, maka dua pemimpin ini diharapkan mengklarifikasi norma, mengembalikan jalur etika pada tempatnya mengembalikan norma-norma kebaikan dan sehat dalam berdemokrasi kepada tempatnya," jelas Hensat.

Pertemuan ini tidak hanya sekadar pertemuan antara pemenang Pilpres 2024 dengan Pileg 2024 saja. Namun, pertemuan dua tokoh yang  memiliki kharisma dalam kepemimpinannya tanpa harus membuat pencitraan.

"Rakyat mengharapkan kharisma kedua tokoh ini mampu mengklarifikasi norma politik yang menurut dissenting opinion Hakim MK tidak berada di jalan yang tepat," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya