Berita

Lokasi tambang emas ilegal yang longsor/Dok BNPB

Nusantara

Pencarian Korban Longsor di Solok Terkendala Medan Sulit

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 21:19 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Upaya pencarian korban tertimbun dalam peristiwa longsor di tambang emas, Nagari Sungai Abu, Solok, Sumatera Barat, terkendala medan yang sulit. Hal itu membuat proses evakuasi terhadap korban yang sudah ditemukan juga menjadi sulit dilakukan.

“Kondisi terakhir upaya pencarian, pertolongan hingga evakuasi terkenala kondisi medan yang sulit dijangkau,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangan tertulis.

Muhari menyebutkan longsor terjadi setelah daerah tersebut diguyur hujan deras. Diduga tanah menjadi labil hingga memicu longsor dan membuat sejumlah warga dinyatakan hilang.


“Insiden tersebut terjadi setelah adanya hujan deras,” ujarnya.

Sementara itu data dari BPBD Provinsi Sumatra Barat memperkirakan sekitar 40 orang penambang tertimbun longsor tersebut. Sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 orang berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Talang Babungo, sementara 4 korban tewas masih berada di lokasi. Selain itu, 25 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya