Berita

Diskusi “Menjaga Budaya dan Seni Permadani Persia di Indonesia” di Jakarta/RMOL

Bisnis

Industri Karpet dan Permadani Juga Perlu Sertifikasi

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 14:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penutup lantai atau yang biasa dikenal sebagai karpet dan permadani, memiliki unsur estetika, yang dalam perkembangannya dianggap sebagai industri mewah.

Hal ini disampaikan oleh pakar Tekstil dan Dosen Seni Rupa Prodi Kriya Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Dr. Lucky Wijayanti, M. Sn., dalam diskusi “Menjaga Budaya dan Seni Permadani Persia di Indonesia” di Gerai Alhamd Carpet, Jalan Radio Dalam, Jakarta, baru-baru ini.
 
“Karpet seolah representasi kemewahan. Dalam unsur budaya Timur Tengah. Permadani sebagai barang seserahan dari pihak laki-laki ke pihak perempuan. Permadani sebagai karya seni yang dikoleksi, karena: artistik, mempesona, dan karakter yang unik,” terang Lucky Wijayanti.


Ia menambahkan, permadani juga memiliki beragam tipe dan ukuran, yang mana juga memengaruhi fungsi dan filosofi. 

Permadani atau karpet, lebih besar dari ukuran: 275 x 180 cm. berfungsi sebagai koleksi dan elemen estetis pada interior. 

Permadani atau rug kecil, lebih kecil dari ukuran: 275 x 180 cm berfungsi sebagai koleksi. 

Runners, berukuran 90 – 120 cm x 245 – 610 cm berfungsi sebagai penutup lantai pada bagian interior antar ruang.

Prayer rug/ sajadah, berukuran 60-120 cm x 120-245 cm berfungsi sebagai koleksi dan alas untuk sholat atau berdoa (sajadah). 

Donkeybags, berukuran 60 cm x 120-150 cm berfungsi sebagai tas untuk membawa barang-barang yang ditempatkan pada punggung keledai.

Senada dengan Dr. Lucky, maestro permadani dan pemilik Alhamd Carpet,  Malik Mahboob Ahmed, mengatakan karpet dan permadani memiliki unsur estetika, yang selain menambah keindahan ruangan juga menunjukkan kepribadian pemilihnya.  

Terutama untuk permadani yang tersedia di tokonya, semua adalah buatan tangan yang diiringi dengan doa saat merajutnya, sehingga unsur estetikanya sangat kuat.  

Menurutnya, karpet atau permadani handmade itu membawa suasana, tenang dan damai. 

"Keistimewaannya, kami hanya menyediakan permadani rajutan tangan asli, dengan bahan alami, antik, unik, ada nilai spiritual yang proses dari pembuatan sampai mengantar ke pembeli dengan doa, zikir, serta hati yang ikhlas," katanya, seraya menambahkan bahwa permadani yang ada di tokonya dihadirkan langsung dari Iran, Pakistan, dan Kashmir.

Permadani tersebut semuanya terbuat dari pewarna dan bahan alami seperti bulu unta, bulu domba, atau bulu kambing, yang memiliki proses pembuatan handmade dengan spiritual tinggi. 

Tak lupa Malik mengatakan, dalam industri karpet dan permadani, harus memiliki izin usaha dan sertifikasi agar bisnis bisa berjalan resmi. 

Seringkali pemilik bisnis hanya fokus mencari omset sampai melupakan izin usaha Industri Karpet Dan Permadani.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya