Berita

Bank Sentral Swiss/Net

Bisnis

Bank Sentral Swiss Kembali Pangkas Suku Bunga, Ketiga Kali di Tahun Ini

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Nasional Swiss (SNB) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.  Pemangkasan ini menjadi  penurunan ketiga tahun ini. 

SNB tengah menggemakan langkah-langkah untuk menurunkan biaya pinjaman mengikuti keputusan Bank Sentral Eropa dan Federal Reserve AS. Ke depan, kemungkinan akan lebih banyak lagi pemotongan. 

SNB memangkas suku bunga kebijakannya menjadi satu persen, level terendah sejak awal 2023, seperti yang diharapkan oleh 30 dari 32 analis dalam jajak pendapat Reuters. 


Dikutip dari The Business Times, Jumat (27/9), pasar telah memperkirakan probabilitas 55 persen dari pemotongan 25 basis poin sebelum keputusan tersebut.

Keputusan tersebut, yang terakhir dalam masa jabatan 12 tahun Ketua SNB Thomas Jordan, dimungkinkan oleh penjinakan inflasi di Swiss .yang melambat menjadi 1,1 persen pada bulan Agustus dan telah berada dalam kisaran target bank sentral 0 hingga 2 persen selama 15 bulan terakhir.

Franc Swiss juga menguat dalam beberapa minggu terakhir, naik ke level tertinggi dalam sembilan tahun terhadap euro pada awal Agustus, menambah kesulitan yang dihadapi eksportir Swiss.

"Pelonggaran kebijakan moneter SNB hari ini memperhitungkan pengurangan tekanan inflasi. Pemangkasan lebih lanjut dalam suku bunga kebijakan SNB mungkin diperlukan dalam beberapa kuartal mendatang untuk memastikan stabilitas harga dalam jangka menengah," kata SNB.

Pemangkasan terbaru SNB mengikuti pelonggaran kebijakan moneter serupa oleh Bank Sentral Eropa dan Federal Reserve AS awal bulan ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya