Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pilkada Pekanbaru 2024

Punya Empat Lawan, Elektabilitas Agung-Markarius Sudah di Atas 50 Persen

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menghadapi empat penantang ada Pilkada 2024, pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Agung Nugroho-Markurius Anwar unggul elektabilitas signifikan, yakni di atas 50 persen

Hal tersebut terekam dalam survei Trust Indonesia. Pengumpulan data survei dilangsungkan pada 7-10 September 2024.

“Hasil survei menunjukkan pasangan Agung Nugroho-Markarius Anwar (Aman) unggul dengan 53,2 persen suara,” kata Direktur Riset Trust Indonesia, Ahmad Fadhli dalam keterangannya, Kamis (26/9).


Sementara itu, kata Fadhli, pasangan Muflihun-Ade Hartati hanya memperoleh angka elektabilitas sebesar 22,5 persen.

Disusul pasangan Ida-Kharisman yang hanya mendapatkan elektabilitas 11,3 persen, Edy Natar-Dastrayani Bibra sebanyak 6 persen suara dan pasangan Intsiawati Ayus-Taufik Arrakhman yang hanya memiliki elektabilitas 2,8 persen.

“Sementara suara yang tidak memilih atau tidak menjawab sebanyak 4,2 persen,” ujar dia.

Karena itu, Fadhli pun memprediksi paslon Agung Nugroho-Markarius Anwar bakal memenangkan Pilwali Pekanbaru.

"Karena sulit sekali berharap ada pergeseran suara signifikan yang terjadi dalam kurun waktu selama dua bulan. Para pendukung Agung Nugroho-Markarius Anwar bisa optimis kandidatnya akan memenangkan Pilwali Pekanbaru," pungkasnya.

Survei dilakukan dengan menggunakan teknik multistage sampling. Pertama menggunakan sistem random TPS dan kedua menggunakan sistem random DPT.

Ada 1.200 responden yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Dari 83 total kelurahan, ada 69 kelurahan yang diambil secara random dan dijadikan sampel.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya