Berita

Kapal perusak MSDF Sazanami/Nikkei Asia

Global

Perdana, Kapal Perang Jepang Patroli di Selat Taiwan

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 09:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapal perang milik angkatan Laut Bela Diri Jepang (MSDF) untuk pertama kalinya melakukan patroli dan berlayar melalui Selat Taiwan. 

Menurut laporan NHK, kapal perusak MSDF Sazanami bersama dengan kapal perang dari Australia dan Selandia Baru melintasi perairan tersebut dalam perjalanan mereka untuk melakukan latihan bersama di Laut Cina Selatan.

"Kapal perusak MSDF Sazanami berlayar melalui jalur air tersebut pada hari Rabu (25/9)," ungkap laporan tersebut. 


Tindakan Jepang sebuah kemungkinan akan meningkatkan ketegangan dengan Tiongkok yang mengklaim seluruh wilayah Laut China Selatan terutama Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. 
 
Jepang bergabung dengan Inggris, Kanada, Perancis, Australia dan Jerman mengirim kapal ke Selat Taiwan yang mereka gambsrnya sebagai kampanye kebebasan navigasi.

Pekan lalu, Beijing mengirimkan kapal induk antara dua pulau Jepang di dekat Taiwan dan mengirim kapal survei ke perairan teritorial Jepang di lepas pantai Prefektur Kagoshima pada bulan Agustus.

Tindakan tersebut dilakukan hanya beberapa hari setelah pesawat mata-mata militer Tiongkok memasuki wilayah udara Jepang untuk pertama kalinya.  

Jepang menyebut tindakan Tiongkok sama sekali tidak dapat diterima dan menganggap penerbangan tersebut sebagai ancaman terhadap keselamatan negaranya.

Pada bulan Juli, kapal perusak MSDF Suzutsuki berlayar ke perairan teritorial Tiongkok, menurut laporan media, hal ini membuat marah Beijing.  

Kementerian Pertahanan di Tokyo belum secara resmi mengakui insiden tersebut, namun Menteri Pertahanan Minoru Kihara mengatakan bahwa kapten kapal telah dicopot pada bulan yang sama saat kejadian terjadi.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya