Berita

Hasan Basri Sagala/Ist

Nusantara

Molor 2 Jam, Cawagub Hasan Basri Tinggalkan Deklarasi Pilkada Damai 2024 Pemprovsu

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 22:52 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kegiatan Deklarasi Pilkada Damai 2024 yang diinisiasi oleh Pemprov Sumut, molor digelar tanpa ada alasan yang jelas. Hal itu pun menyebabkan calon Wakil Gubernur Hasan Basri Sagala wolk out alias meninggalkan lokasi kegiatan.

Padahal, acara yang diselenggarakan, Rabu (25/9) di Hotel Mercure, Jalan Sutomo, No 1, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan itu, seharusnya digelar, mulai pukul 14.00 WIB.

Hasan sendiri tampak sudah tiba di lokasi sejak pukul 13.45 WIB. Artinya, 15 menit sebelum kegiatan dilaksanakan. Melihat kegiatan belum dimulai, dirinya pun menunggu hampir 2 jam hingga pukul 15.20 WIB.


Melihat ketidakjelasan kapan kegiatan deklarasi pilkada damai dimulai, wakil dari calon Gubernur Edy Rahmayadi ini pun meninggalkan lokasi karena harus melanjutkan kegiatan yang lain.

Para undangan lainnya seperti PJ Gubernur Sumut Agus Fatoni juga tampak belum hadir. Termasuk pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Bobby Nasution dan Surya.

Sejatinya kegiatan ini dihadiri unsur-unsur Forkopimda, KPU Sumut, Bawaslu Sumut, bupati/walikota se-Sumut, perguruan tinggi, partai politik, serta tokoh-tokoh masyarakat.

Secara keseluruhan acara deklarasi Pilkada Damai ini akan dihadiri sekitar 500 orang, termasuk KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu Kabupaten/Kota, Kepala Kesbangpol se-Sumut dan seluruh pengurus partai politik se-Sumut.

Padahal kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjaga Pilkada serentak 2024 berjalan lebih baik dalam suasana damai.

Saat ini, Pilkada memasuki tahapan pelaksanaan kampanye setelah penetapan calon, pada 22 September lalu. Tahapan ini berlangsung, sejak 25 hingga 23 November mendatang, kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara pada 27 November 2024.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya