Berita

Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango/RMOL

Hukum

Nawawi Pomolango:

Tak Penting Pimpinan KPK Umumkan Hasil Analisa Jet Pribadi Kaesang

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 16:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango kembali enggan menyampaikan hasil analisa laporan dugaan gratifikasi yang dilayangkan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

Menurut Nawawi, bukan sesuatu yang penting bagi pimpinan untuk mengumumkan hasil analisa yang sudah dilakukan Direktorat Gratifikasi KPK terhadap laporan dugaan gratifikasi yang dilayangkan Kaesang terkait penggunaan pesawat jet pribadi.

"Pimpinan nggak penting-penting amatlah harus mengumumkan yang seperti itu," kata Nawawi kepada wartawan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/9).


Nawawi mengatakan, sejak awal yang menyampaikan soal Kaesang adalah Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan. Untuk itu, Nawawi meminta agar wartawan bertanya langsung kepada Pahala.

"Di Kedeputian Pencegahan saja, sebelumnya kan beliau sering ngomong ini. Seperti saya sampaikan kemarin, biarlah menjadi pekerjaan Pak Deputi Pencegahan yang memang menghandle urusan itu," pungkas Nawawi.

Sebelumnya, Pahala mengaku bahwa pihaknya telah menyerahkan hasil telaah laporan gratifikasi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada pimpinan KPK.

"Sudah rampung. Hari ini saya kirim ke pimpinan, nanti pimpinan yang umumkan," kata Pahala kepada wartawan, Senin (23/9).

Kaesang bersama timnya telah mendatangi KPK untuk memberikan klarifikasi dan mengisi formulir gratifikasi terkait penggunaan pesawat jet pribadi, Selasa siang (17/9).

Kaesang mengaku bahwa pesawat yang digunakan untuk pergi ke Amerika Serikat (AS) merupakan milik temannya.

"Tadi saya juga di dalam mengklarifikasi mengenai perjalanan saya di tanggal 18 Agustus ke Amerika Serikat, yang numpang atau bahasa bekennya nebeng lah, nebeng pesawatnya teman saya," kata Kaesang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya