Berita

Dok Foto/Humas Bakamla

Nusantara

Tim SAR Berhasil Temukan Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kubu Raya

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 11:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Stasiun Bakamla RI Sambas melalui unsur Catamaran-505, bekerja sama dengan Basarnas Sintete berhasil menemukan dua korban tenggelam dari Kapal KM. Karya Sempurna 7 di Perairan Muara Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (25/9), kapal tersebut diketahui tenggelam pada Minggu (22/9) pukul 05.00 WIB. Setelah menerima informasi dari Korpos Search and Rescue (SAR) Sintete, Tim SAR Gabungan yang dipimpin oleh Komandan Kapal Patroli Catamaran-505 Lettu Bakamla Sukma Prasetya segera melakukan operasi pencarian.

Operasi dimulai pada pukul 06:00 WIB dengan briefing oleh OSC. Pada pukul 09:05 WIB, korban dengan Inisial S (25 tahun), ditemukan di koordinat 00°51.209' N - 108°40.043' E, sekitar 53 nautical miles dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa oleh Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Kantor SAR Pontianak menuju posko Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pontianak untuk dilakukan identifikasi.


Tim SAR Gabungan bersama pihak terkait menyatakan bahwa dua orang korban, dimana korban lainnya berinisial A (22 tahun) telah ditemukan, sehingga operasi pencarian dinyatakan selesai.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur antara lain, Tim SAR Pontianak, Polair, TNI AL, Polda Kalbar, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak, SAR Brimob, Koramil Kakap, Bhabinkamtibmas, serta nelayan setempat, yang secara keseluruhan berjumlah lebih dari 30 orang. Cuaca yang cerah dan kondisi laut yang relatif tenang mendukung kelancaran operasi.

Dengan berakhirnya pencarian ini, Bakamla RI menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam operasi SAR ini. Kolaborasi yang baik antara berbagai instansi menjadi kunci keberhasilan dalam menyelamatkan korban dan menutup operasi SAR secara tuntas.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya