Berita

Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono/Ist

Nusantara

Ini Prestasi Heru Budi di Jakarta yang Layak Dilanjutkan

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 12:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kinerja positif Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono harus diteruskan oleh pemimpin mendatang.

Hal tersebut menjadi topik diskusi yang diselenggarakan Lembaga Rumah Pemberdaya Indonesia (RPI) dengan melibatkan berbagai komunitas masyarakat di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur pada Senin kemarin (23/9).

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini untuk mengulas berbagai prestasi kinerja yang telah dilakukan oleh Bapak Heru Budi Hartono selama periode 2023-2024, berbagai aspek pembangunan telah dilakukan," kata penyelenggara dari RPI, Febrianes dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (24/9).


Lanjut dia, salah satu capaian baiknya ialah Jakarta mendapat capaian fiskal yang sangat tinggi. 

Selaras dengan hal tersebut, Rizki selaku narasumber dalam kegiatan ini juga menyampaikan beberapa catatan emas prestasi kinerja Heru Budi.

“Dari aspek pengawasan oleh KPK, nilai Pemda DKI Jakarta tergolong tinggi, yaitu skor Monitoring Center for Prevention (MCP) mencapai 97,53. Tentunya sebagai seorang birokrat, Heru Budi telah mampu menjawab tantangan yang ada dan kinerjanya tergolong bagus serta professional khas seorang birokrat," kata Rizki.

Tak hanya itu, ia juga mengulas kinerja capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jakarta yang turut meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 81,65 menjadi 83,55. Hal tersebut merupakan pencapaian tertinggi di Indonesia.

Pada akhir diskusi ini, RPI turut membagikan buku berjudul “Heru Budi Bukan Birokrat Biasa” sebagai penutup acara kepada peserta yang hadir.

"Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasnya peserta yang hadir, dan hal-hal baik dari kinerja emas kepemimpinan Pj Heru Budi Hartono patut untuk diapresiasi dan dilanjutkan,” tutup Febrianes.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya