Berita

Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid/RMOL

Politik

33 Calon Dubes Dapat Persetujuan dengan Catatan

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 03:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Komisi I DPR telah memberikan persetujuan dengan catatan terhadap 33 calon Dutabesar (Dubes) luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) RI yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

Seluruh 33 calon Dubes LBBP RI itu telah selesai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar secara tertutup oleh Komisi I DPR pada Selasa hingga Rabu (17-18 September 2024).

"Ya (disetujui), ada catatan, sifatnya rahasia, saya enggak mungkin sampaikan," kata Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/9).


Terkait kapan nama-nama tersebut akan dibawa ke rapat paripurna DPR RI untuk disetujui, Meutya menyerahkannya kepada pimpinan DPR.

Meutya pun memastikan bahwa kemungkinan besar tak ada penambahan nama selain dari 33 nama itu.

"Ya, sepertinya melihat waktunya kan sudah selesai, minggu depan kita sudah minggu terakhir," jelasnya.

Sebelumnya, daftar 46 nama yang diajukan Presiden untuk mendapatkan pertimbangan dari DPR RI sebagai dubes LBBP RI beredar di publik. Namun hanya 33 nama yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi I DPR pada Selasa hingga Rabu (17-18 September) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Di antaranya ada nama Junimart Girsang, Chandra Warsenanto Sukotjo, Susi Marleny Bachsin, Orias Petrus Moedak, Fransiscus De Salles Toferry Primanda Soetikno, Siti Nugraha Mauludiah, Kartika Candra Negara, dan Bambang Suharto.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya