Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Publik Tak Puas pada Petahana, Elektabilitas Rudy-Seno Melesat

SENIN, 23 SEPTEMBER 2024 | 10:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berstatus sebagai petahana Gubernur Kalimantan Timur, tidak membuat Isran Noor bersama pasangannya Hadi Mulyadi bisa berleha-leha menjelang Pilkada 2024.

Dalam survei terbaru Citra Nasional Network (CNN) mengenai peta kekuatan elektabilitas Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur 2024, Isran Noor-Hadi Mulyadi tertinggal dari kompetitornya Rudy Mas'ud-Seno Aji.

"Hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji mengungguli pasangan petahana, Isran Noor-Hadi Mulyadi," kata Direktur Eksekutif CNN Robby Rosiadi dalam keterangannya, Senin (23/9).


Dipaparkan Robby, pasangan Isran-Hadi memiliki tingkat popularitas tertinggi, di mana 58,7 persen responden mengenali mereka. Namun, hanya 38,9 persen yang menyatakan suka terhadap pasangan ini.

"Hal ini mengindikasikan adanya tantangan bagi petahana untuk mempertahankan dukungan di tengah ketidakpuasan yang mungkin dirasakan oleh sebagian pemilih," kata Robby.

Sementara itu, pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji dikenal oleh 52,6 persen responden, dengan 68,1 persen dari mereka yang mengenal pasangan tersebut menyatakan suka.

Adapun, ketika responden diminta untuk menyebutkan pasangan calon yang terlintas di pikiran mereka, pasangan Rudy-Seno meraih angka 49,3 persen. Sedangkan Isran-Hadi hanya mendapatkan 29,6 persen.

"Kemudian, sebanyak 21,1 persen responden tidak memberikan pilihan sama sekali," pungkasnya.

Survei ini dilaksanakan pada 8 hingga 20 September 2024, dengan melibatkan 1.600 responden.

Responden dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka antara surveyor dan responden terpilih dengan nilai margin of error sekitar 2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya