Berita

Rakernas PKS/Ist

Politik

Tak Muluk-muluk, PKS Targetkan Kemenangan 60 Persen di Pilkada 2024

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2024 | 19:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang mengusung tema "Kolaborasi Membangun Negeri" di Hotel Grand Sahid, Jakarta. 

Rakernas yang berlangsung sejak Jumat (20/9) diikuti seluruh pimpinan tingkat pusat dan tingkat wilayah seluruh Indonesia. Momen ini menjadi Rakernas terakhir di masa kepengurusan PKS periode 2020-2025.

Ketua Panitia, Haryo Setyoko menjelaskan salah topik yang dibahas dalam Rakernas adalah  pemenangan Pilkada 2024. Sebab pada Pilkada kali ini, PKS mendukung calon kepala daerah di 484 Pilkada dari total 505 Pilkada yang diselenggarakan seluruh Indonesia.


"Kita ingin bertekad memenangkan 60 persen lebih Pilkada yang dikuti oleh seluruh calon yang diusung dan didukung PKS," ucap Haryo di sela-sela pelaksanaan kegiatan, Minggu (22/9).

Berbagai materi pun disiapkan untuk mempersiapkan kemenangan tersebut, seperti materi tentang menang Pilkada yang disampaikan oleh pakar politik Prof. Burhanuddin Muhtadi dan Prof. Lili Romli, evaluasi pencapaian Pileg 2024 lalu, hingga survei nasional yang bisa digunakan untuk merencanakan pemenangan Pilkada.

Selain untuk persiapan Pilkada, agenda Rakernas juga berisi bahasan mengenai program kerja nasional 2024-2025. Hal ini penting untuk penguatan basis PKS, transformasi organisasi, dan menciptakan lingkungan yang strategis.

"Kita ingin memberikan landasan fundamental yang kuat buat organisasi, sehingga nanti untuk kepengurusan berikutnya di periode 2025-2030 itu akan lebih mudah, semakin cepat bergerak," tandasnya.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya