Berita

Ilustrasi/Samaa TV

Dunia

Takut Meledak, Lebanon Larang Pager dan Walkie-Talkie di Pesawat

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024 | 14:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menyusul dua ledakan mematikan dari alat komunikasi tentara Hizbullah, otoritas Lebanon kini melarang penggunaan pager dan walkie-talkie di dalam pesawat.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Lebanon mengatakan pihaknya telah menginstruksikan maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut agar menghalangi penumpang yang membawa dua perangkat tersebut.

"Larangan tersebut berlaku untuk bagasi terdaftar dan barang bawaan, katanya, dengan peringatan bahwa perangkat tersebut akan disita," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Middle East Monitor pada Jumat (20/9).


Sedikitnya 32 orang tewas dan 3.250 lainnya terluka pada hari Selasa dan Rabu dalam ledakan yang menargetkan ribuan perangkat komunikasi nirkabel yakni pager dan walkie-talkie di Lebanon.

Hizbullah menuduh Israel berada di balik ledakan perangkat tersebut dan bersumpah akan melakukan pembalasan.

Belum ada komentar dari Israel tentang ledakan perangkat tersebut, yang terjadi di tengah meningkatnya perang lintas batas antara Israel dan Hizbullah sejak dimulainya perang mematikan Israel terhadap Palestina di Jalur Gaza Oktober lalu.

Israel telah menewaskan hampir 41.300 orang di Gaza, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 95.500 lainnya.

Diperkirakan 11.000 orang masih hilang, diduga tewas, di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya