Berita

Direktur Apollo Gold, Hsu Ching-Kuang berbicara tentang produk komunikasi perusahaan Taiwan tersebut di kantor pusat di New Taipei City, Taiwan, Rabu, 18 September 2024/AP

Dunia

Perusahaan Hongaria Bantah Produksi Pager untuk Hizbullah

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 16:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sumber alat komunikasi pager yang meledak secara massal di Lebanon selatan dan Suriah masih menjadi misteri.

Pasalnya, Perusahaan Taiwan Gold Apollo yang namanya tertera di potongan pager AR-924 milik anggota Hizbullah yang meledak, membantah memproduksi perangkat tersebut.

Direktur perusahaan, Gold Apollo Hsu Ching-kuang mengatakan bahwa pihaknya memiliki perjanjian lisensi tiga tahun dengan BAC Consulting KFT yang berbasis di Hongaria.


"Menurut perjanjian kerja sama, kami mengizinkan BAC untuk menggunakan merek dagang kami untuk penjualan produk di wilayah yang ditentukan, tetapi desain dan pembuatan produk sepenuhnya menjadi tanggung jawab BAC," ungkapnya, seperti dimuat Euro News pada Kamis (19/9).

Pernyataan Gold Apollo didukung oleh data yang dimiliki Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan.

Dikatakan bahwa sejak awal tahun 2022 hingga Agustus 2024, Gold Apollo mengekspor 260.000 set pager, termasuk lebih dari 40.000 set antara Januari dan Agustus tahun ini.

Kementerian menyebut sebagian besar pager diekspor ke negara-negara Eropa dan Amerika, dan tidak memiliki catatan ekspor langsung dari Gold Apollo ke Lebanon.

Sementara itu, perusahaan BAC Hongaria yang diduga memproduksi pager untuk Hizbullah membantah melakukan hal tersebut.

"Saya tidak membuat pager. Saya hanya perantara. Saya pikir Anda salah paham," kata Kepala Eksekutif BAC Consulting Cristiana Bársony-Arcidiacono.

Juru bicara pemerintah Hongaria, Zoltan Kovacs juga turun tangan. Dalam sebuah unggahan di X di menegaskan bahwa BAC merupakan perusahaan perantara dan pabriknya tidak berada di Budapest.

"Perusahaan tersebut memiliki satu manajer yang terdaftar di alamat yang dideklarasikan, tetapi perangkat yang dirujuk tidak pernah berada di Hongaria," tegasnya.

Pager AR-924 mampu menerima teks hingga 100 karakter dan berisi baterai lithium yang dapat diisi ulang dengan daya tahan hingga beberapa hari.

Selain sulit dilacak, alat komunikasi itu juga beroperasi pada jaringan nirkabel yang berbeda dari telepon seluler, sehingga lebih tangguh dalam keadaan darurat.

Para ahli yakin bahwa bahan peledak dimasukkan ke dalam pager sebelum dikirim dalam operasi penyusupan rantai pasokan yang canggih, tetapi tidak jelas di mana atau oleh siapa pager tersebut diproduksi dan dikirim ke Lebanon dan Suriah.

Menteri Kesehatan Lebanon, Firass Abiad mengatakan setidaknya 12 orang tewas, di antaranya dua anak-anak dan 2.800 terluka akibat ledakan pager milik anggota Hizbullah secara serempak di seluruh negeri pada Selasa sore (17/9).

Hizbullah dan pemerintah Lebanon menyalahkan Israel atas apa yang tampaknya merupakan serangan jarak jauh yang canggih. Israel sejauh ini menolak mengomentari tuduhan tersebut, dan AS telah membantah keterlibatan apa pun.

Di hari pemakaman 12 korban bom pager, Lebanon kembali dilanda ledakan terbaru yang berasal dari walkie talkie milik para pejuang Hizbullah. Sedikitnya 20 tewas dan ratusan lainnya terluka akibat insiden tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya