Berita

Ketua DPP PDIP Said Abdullah/RMOL

Politik

PDIP Minta Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo Tak Dikaitkan dengan Jatah Menteri

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto merupakan pertemuan antara dua tokoh bangsa. 

Oleh karena itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah meminta semua pihak tak mengkait-kaitkan rencana pertemuan tersebut dengan pembagian kekuasaan atau bagi-bagi kursi menteri.

"Itu masalahnya, seakan-akan kalau pemimpin bangsa bertemu langsung bagi-bagi kekuasaan, pertemuan itu pertemuan transaksional, itu yang tidak baik bagi kita semua," kata Said kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9).


Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu memastikan tidak ada politik transaksional di balik pertemuan Megawati dan Prabowo.

"Kami diminta publik agar partai politik tidak transaksional. Tapi, begitu pemimpin akan bertemu, pertanyaannya langsung, apakah ini bagian dari bagi-bagi kursi?" tegas Said.

Lebih jauh, Said mengungkapkan bahwa pertemuan antara Megawati dan Prabowo akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

“Kita semua menunggu, masyarakat menunggu, baik Ibu Megawati maupun Presiden terpilih, InsyaAllah secepatnya akan bertemu,” ungkap Said.

Saat ditanya kapan waktu pasti pertemuan akan dilangsungkan, Said enggan membeberkannya. Termasuk juga mengenai kabar kedua elite parpol itu bakal bertemu pada awal Oktober, Said tak menjawabnya. 

Ia hanya mengatakan bahwa semua elemen masyarakat menginginkan Megawati dan Prabowo bertemu.

“Kita semua berharap kedua pemimpin bangsa ini bisa secepatnya bertemu,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya