Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ikuti Langkah The Fed, Hongkong Pangkas Suku Bunga 5,25 Persen

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 14:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seolah mengikuti langkah Federal Reserve AS, Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) juga memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen pada Kamis (19/9).

Menyambut baik keputusan The Fed, HKMA mengatakan pemotongan suku bunga AS akan berdampak positif terhadap perekonomian pusat keuangan Asia dan akan memberikan ruang untuk pelonggaran suku bunga lokal.

"Di Hong Kong, pasar keuangan dan moneter kami terus beroperasi dengan lancar dan teratur. Kondisi likuiditas pasar tetap stabil dengan nilai tukar dolar Hong Kong yang berada dalam zona konvertibilitas," kata Pelaksana Tugas Kepala Eksekutif HKMA Howard Lee, seperti dikutip dari Investing.


"Siklus pemangkasan suku bunga baru saja dimulai, suku bunga akan tetap berada pada level yang relatif tinggi di masa mendatang. Masyarakat harus berhati-hati dalam mengakses dan terus mengelola risiko suku bunga saat membuat keputusan pembelian properti, hipotek, atau pinjaman lainnya," ujarnya.

Sebelumnya pada Rabu, bank sentral AS memulai serangkaian pemangkasan suku bunga yang diantisipasi dengan pengurangan setengah poin persentase yang lebih besar dari biasanya dan para pembuat kebijakan melihat pemangkasan sebesar 50 basis poin lagi pada tahun 2024.

Di tanah air Bank Indonesia lebih cepat beberapa jam dari The Fed, memangkas suku bunga acuan jadi 6 persen.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya