Berita

PT Aneka Tambang Tbk/Net

Bisnis

Kinerja Antam Meningkat Positif Seiring Harga Emas yang Terus Melonjak

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menunjukkan kinerja yang positif, seiring dengan pergerakan harga emas yang terus mengalami kenaikan.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan harga emas yang terus meningkat memberikan dampak pada kinerja perusahaan.

Menurutnya, meskipun belum bisa diketahui sejauh apa kenaikan positif itu, tetapi tentu akan lebih baik dari semester I-2024. 


"Bukan hanya kinerja Antam, secara saham juga direkomendasikan lantaran masih berpotensi mengalami kenaikan untuk ke depan," kata Nico, dikutip Kamis (19/9).

Namun demikian, Nico mengingatkan investor tetap mengamati dan mencermati pergerakan harga dan juga ekonomi makro dan mikro.

Ia menjelaskan, dengan adanya penurunan tingkat suku bunga, perusahaan melihat ada potensi harga emas mengalami kenaikan kembali ke depannya. 

Harga emas dunia sepanjang pekan lalu mengalami kenaikan hingga mencetak rekor terbarunya sebanyak dua kali. Hal ini ditopang oleh prospek pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) yang kian terang dan rilis data tenaga kerja yang tetap stabil, disertai inflasi masih dalam tren melandai.

Kenaikan harga emas saat ini, memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja Antam secara keseluruhan.

Penjualan produk emas Antam pada semester I-2024 yang tercatat sebesar 15,97 ton, meningkat 18,21 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau sekitar 13,51 ton. Sementara harga jual rata-rata meningkat 14 persen pada semester I-2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya