Berita

Prabowo Subianto dan Jokowi/Net

Politik

Kebijakan Nyeleneh Jokowi Jadi Beban Berat Prabowo

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 20:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo terkesan memberikan beban berat kepada Prabowo Subianto sebagai presiden penggantinya dengan mengeluarkan sejumlah kebijakan nyeleneh.

Hal itu disampaikan analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga jelang pelantikan Prabowo menjadi presiden. Salah satu kebijakan nyeleneh yang dikeluarkan Jokowi yakni melegalkan aktivitas penambangan pasir yang sudah 20 tahun dilarang.

“Saya juga sampai sekarang bertanya-tanya apa motivasi Pak Jokowi membuat banyak kebijakan salah satunya pasir tadi,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/9).


Menurutnya, Jokowi tengah memberi beban kepada Prabowo Subianto sebagai presiden penggantinya dengan kebijakan yang kontroversi.

“Harusnya, seorang presiden enam bulan sebelum dia purna bakti idealnya tidak usah mengambil kebijakan strategis, karena itu akan menjadi beban kepada presiden terpilih,” katanya.

Ia meminta agar Jokowi menarik kebijakan nyeleneh itu, untuk kebaikan pemerintahan Prabowo Subianto ke depan.

“Seyogyanya Pak Jokowi untuk menganulir keinginan-keinginan pengambilan kebijakan yang strategis tadi, itu semua untuk kebaikan presiden terpilih nantinya,” tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya