Berita

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, usai memberikan klarifikasi ke KPK terkait penggunaan jet pribadi, Selasa (17/9)/RMOL

Hukum

Tarif Rp90 Juta Per Orang yang Diakui Kaesang Bukan Naik Private Jet, Tapi Pesawat Komersial

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 17:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tarif Rp90 juta per orang yang diakui Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, ternyata bukan untuk penggunaan pesawat jet pribadi. Itu adalah harga tiket pesawat komersial kelas bisnis untuk pergi ke Amerika Serikat (AS).

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengatakan, munculnya nominal Rp90 juta per orang berasal dari pengakuan Kaesang untuk penggunaan pesawat komersial.

"Yang bersangkutan bilang, tadinya dia mau naik kelas bisnis berempat, satunya Rp90 juta, tapi diajak nebeng, dia bilang kalau business class itu Rp90 juta, ya saya terima saja dulu angkanya. Misalnya kalau ditetapkan jadinya berapa, ya saya belum tentu juga ngikut itu, belum tentu lah," kata Pahala kepada wartawan di Kantor Sekretariat Negara (Setneg), Jakarta, Rabu (18/9).


Lanjut Pahala, putra bungsu Presiden Joko Widodo itu juga mengaku ditemani 3 orang saat melancong ke AS. Yakni sang istri Erina Gudono, kakak Erina, dan stafnya.

"Dia berangkat, yang Kaesang berempat, temannya mana saya tahu sama siapa dia di pesawat. Seingat saya, saya enggak bilang sama siapa, tapi dia berempat, ya dari Jakarta berempat," terang Pahala.

Pahala pun mengaku tidak mengetahui apakah pemilik pesawat jet pribadi yang merupakan teman Kaesang berinisial Y itu juga ikut satu pesawat dengan Kaesang atau tidak.

"Di situ disebut empat orang. Soal siapa di situ enggak tahu saya, pilotnya berapa orangnya, krunya, saya enggak ngerti. Tujuannya ke mana, belok dulu ke mana, belum sedetail itu. Tapi yang bilang dia nebeng nanti saya tanya, nebeng ke siapa, pasti kita tanya," pungkas Pahala.

Kaesang bersama timnya secara inisiatif pribadi mendatangi KPK untuk memberikan klarifikasi terkait penggunaan pesawat jet pribadi, Selasa siang (17/9). Kaesang mengaku bahwa pesawat yang digunakan untuk pergi ke AS merupakan milik temannya.

"Tadi saya juga di dalam mengklarifikasi mengenai perjalanan saya di tanggal 18 Agustus ke Amerika Serikat, yang numpang atau bahasa bekennya nebeng lah, nebeng pesawatnya teman saya," ucap Kaesang.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya