Berita

Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya/RMOL

Politik

Prabowo Akan Pisahkan Kementerian PUPR, Nasdem Bandingkan dengan Obama

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 15:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Nasdem menyambut baik wacana pemisahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Yaitu Kementerian Perumahan akan dipisah dengan Kementerian Pekerjaan Umum, seperti di era sebelumnya.

“Ahh itu bagus, dalam artian yang mengerti itu kan presiden terpilih maka kemudian perubahan UU Kementerian Negara itu memperkuat sistem presidensial,” ujar Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9).

Willy lantas mencontohkan mantan Presiden Amerika Barack Obama yang mengejawantahkan program-programnya saat masa kampanye dan diimplementasikan saat menjabat Presiden. 


You can imagine Obama ketika terpilih dia bisa delivery program-program yang dia kampanyekan,” tuturnya. 

“Begitu juga dengan presiden kita. Bagaimana cara men-delivery-nya? Tentu dengan struktur dan anggaran. Kenapa itu direvisi apa yang menjadi visi misi saat berkampanye itu seharusnya di-deliver dalam struktur dan anggaran,” demikian Willy.

Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana mendirikan Kementerian Perumahan yang terpisah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kemen PUPR).

Adik Prabowo sekaligus Ketua Satgas Kementerian Perumahan, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, rencana pembentukan Kementerian Perumahan guna memfokuskan program pembangunan perumahan.

Kabar pemisahan Kementerian Perumahan dari Kementerian PUPR disampaikan Hashim dalam acara APEC BAC Indonesia, Sabtu lalu (31/8).

“Pak Prabowo sudah setuju kita akan mendirikan Kementerian Perumahan seperti dulu," ujar Hashim.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya