Berita

GU di SoHo, NYC/Net

Bisnis

Ekspansi ke Barat, Merk Fesyen Jepang Buka Toko Pertama di New York

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 10:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Merek fesyen saudara Uniqlo, GU, mulai melakukan ekspansi dengan mendirikan kantor pusat di New York.  Mereka akan mendirikan toko pertama mereka di negara Barat itu.

GU akan memulai operasi e-commerce di AS pada 19 September, menurut siaran pers perusahaan pada  Selasa (17/9). 

Ini menjadi kantor pusat global kedua GU, setelah Tokyo. Pendiriannya telah dijadwalkan bertepatan dengan pembukaan toko permanen pertama GU di AS minggu ini.


Dikutip dari Nikkei Asia, toko-toko GU menawarkan harga sekitar 30 persen di bawah harga Uniqlo. Kedua jaringan tersebut dimiliki oleh Fast Retailing.

Di seluruh dunia, GU membukukan pendapatan sekitar 300 miliar yen (2,13 miliar dolar AS) untuk tahun fiskal yang berakhir Agustus 2023. Namun, sebagian besar tokonya berada di Jepang, sedangkan sisanya di Asia. Lokasi di luar negeri hanya menyumbang sekitar 10 persen dari keseluruhan pendapatannya.

Toko New York akan menjadi lokasi GU pertama di pasar Barat. GU bermaksud untuk meningkatkan penjualan global menjadi 1 triliun yen dalam jangka menengah, dan mengembangkan pasar besar di Amerika dan Eropa akan sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Menurut firma riset Inggris Euromonitor, AS menyumbang 23 persen dari pasar pakaian dan alas kaki global. Namun, pasar AS menyusut rata-rata 0,9 persen per tahun antara tahun 2018 dan 2023, akibat pandemi Covid-19.

Namun, ini lebih baik daripada kontraksi tahunan pasar global sebesar 1,3 persen. GU berupaya menangkap permintaan dari konsumen yang menjadi lebih hemat di masa inflasi.

"Kita harus terus bergerak maju dengan globalisasi GU khususnya," kata Ketua dan Presiden Fast Retailing Tadashi Yanai.

Jaringan kantor pusat global Uniqlo mencakup kantor-kantor di Tokyo, AS, Inggris, dan Tiongkok. 

Dalam tiga kuartal yang berakhir pada bulan Mei, Tiongkok bertanggung jawab atas sekitar seperempat pendapatan Uniqlo. Pendapatan di Amerika Utara dan Eropa melonjak lebih dari 30 persen, yang menunjukkan kemajuan dalam globalisasi Uniqlo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya