Berita

Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Pilkada Jawa Timur

Sulit Bagi Risma Kejar Elektabilitas Khofifah

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sulit bagi Tri Rismaharini mengejar elektabilitas petahana Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sisa waktu menuju Pilkada 2024.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin elektabilitas yang dimiliki Khofifah sudah sangat kokoh untuk dikejar Tri Rismaharini ataupun Luluk Nur Hamidah yang berebut menjadi Gubernur Jawa Timur.

"Kalau bicara Risma, dia dalam waktu sempit dan relatif sedikit, susah untuk menyodok elektabilitas agar bisa memiliki lompatan tinggi menyaingi Khofifah," kata Ujang kepada wartawan, Senin (16/9).


Bila mengacu pada hasil survei Litbang Kompas periode 20-25 Juni 2024, elektabilitas Khofifah mencapai 26,8 persen. Sementara Risma hanya memperoleh elektabilitas sebesar 13,6 persen.

Dengan selisih sebesar 13,2 persen, kata Ujang, posisi Khofifah yang merupakan kader Nahdlatul Ulama semakin kokoh.

Menurutnya, Risma akan kesulitan untuk merebut ceruk suara di Jatim yang dikenal sebagai basis Nahdliyin dengan mengandalkan kekuatan dari partai pengusung PDIP. 

"Karena kita tahu Jawa Timur bukan basis merah atau PDIP. Lalu waktunya sempit dan kita tahu di lapangan dikuasai Ibu Khofifah sebagai petahana," demikian Ujang.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya