Berita

Banjir di Nigeria/Pulse Nigeria

Dunia

274 Napi Kabur dari Penjara Nigeria di Tengah Banjir

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 17:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Banjir besar yang melanda Nigeria dimanfaatkan ratusan narapidana di penjara negara bagian Borno untuk kabur.

Juru bicara Dinas Pemasyarakatan Nigeria, Abubakar Umar mengatakan sejauh ini ada 274 napi yang berhasil kabur karena banjir merusak infrastruktur penjara.

Dijelaskan Umar, awalnya napi yang terdampak banjir dievakuasi ke fasilitas yang lebih aman. Tetapi ada 281 di antaranya berusaha melarikan diri dan hanya tujuh orang yang berhasil ditangkap kembali.


“Banjir merobohkan tembok fasilitas pemasyarakatan, termasuk pusat tahanan keamanan menengah Maiduguri (MSCC) serta tempat tinggal staf di kota itu,” ungkapnya, seperti dimuat CNN pada Senin (16/9).

Umar mengatakan, pihaknya mengetahui identitas para tahanan yang melarikan diri, termasuk biometrik mereka, dan telah menyebarkan informasinya ke publik.

"Pencarian para tahanan masih berlangsung," kata dia.

Menurut data resmi, banjir yang melanda Nigeria selama berminggu-minggu telah menyebabkan 229 kematian dan membuat lebih dari 386.000 orang mengungsi.

Bulan lalu, Badan Layanan Hidrologi Nigeria (NIHSA) juga memperingatkan tentang naiknya permukaan air Sungai Niger, salah satu sungai terbesar di negara itu, dan mendesak negara-negara bagian untuk waspada.

Peristiwa hujan ekstrem diperkirakan akan meningkat frekuensi dan intensitasnya di hampir seluruh Afrika, termasuk Nigeria, karena perubahan iklim.

Pada hari Rabu (11/9), banjir menyembur dari bendungan yang meluap di Nigeria utara menelan sebuah kebun binatang dan menyapu hewan-hewan termasuk buaya dan ular ke pemukiman masyarakat sekitar.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya