Berita

Kemacetan parah di Kawasan Puncak, Bogor/Ist

Presisi

Wisatawan Asal Jakarta Meninggal Dunia di Kawasan Puncak

Polisi Bantah Akibat Kelelahan
SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang wisatawan perempuan berinisial N (56) asal Cipayung, Jakarta Timur, meninggal dunia saat berwisata di Agrowisata Gunung Mas di Kawasan Puncak, Kabupatem Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (16/9). 

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, korban meninggal dunia bukan karena kelelahan akibat terjebak kemacetan parah.

"Bukan karena kemacetan (penyebabnya), pada saat kemacetan terjadi yang bersangkutan masih wisata di Gunung Mas," kata Rizky saat dihubungi, Senin (16/9).


Menurut informasi yang diterima Rizky, saat itu korban merasakan sakit ketika hendak kembali ke kendaraan.

"Beliau merasa pusing, sesak nafas," kata Rizky.

Kemudian korban dievakuasi ke masjid yang berlokasi di Agro Wisata Gunung Mas. Namun nyawa korban tidak tertolong.

"Korban dinyatakan meninggal dunia," kata Rizky.

Kemacetan panjang terjadi saat libur akhir pekan pada Minggu kemarin (15/9).

Antrean motor dan mobil serta bus pariwisata tidak bergerak, baik dari arah Puncak maupun sebaliknya.

Kemacetan diduga karena naiknya volume kendaraan saat libur panjang.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya