Berita

Awalil Rizky/Repro

Politik

Ahli Fiskal Sebut Prabowo Bakal Ngutang Buat Tutupi Utang Peninggalan Jokowi

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 22:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pada periode awal pemerintahan Prabowo Subianto bakal mencari utang baru setiap tahunnya untuk menutup utang yang diwariskan kepemimpinan Joko Widodo.

“Saya kira di depan ini, 5 tahun era pertama presiden Prabowo ini, nanti itu adalah rata-rata di 1.500 sampai 1.700 triliun tiap tahun cari utang baru. Kenapa? Karena untuk membayar utang lama bunga utang dan menutupi defisit,” ucap ahli fiskal Awalil Rizky di acara virtual Insan Cita bertemakan Warisan Hutang Jokowi dan Prospek Pemerintahan Prabowo, Minggu malam (15/9).

Awalil mengatakan jika pemerintahan Prabowo tidak mampu membuat formulasi untuk mengakhiri utang negara, maka pemerintah tidak lagi punya dana cadangan untuk memitigasi risiko-risiko misalnya krisis ekonomi dunia yang menjalar ke Indonesia. 


“Di situlah ada yang namanya resiko refinancing, jadi salah satu resiko besar perekonomian Indonesia, khususnya fiskal itu adalah ketika tidak dapat utang baru, berantakan semua,” katanya.

“Karena utang baru itu mutlak diperlukan untuk membayar utang lama kemudian bunga dan juga menutupi defisit,” sambungnya.

Menurutnya, jika pemerintah membuat kebijakan APBN dengan tidak berutang, fiskal akan tetap kesulitan dan APBN akan terbebani akibat dari menumpuknya utang lama. 

“Jadi seandainya dibuat saja APBN yang tidak hutang pun tetap susah karena tetap harus bayar cicilan hutang. Kondisi utang itu tidak aman, melampaui banyak rekomendasi text book base practissize dan akal sehat bahkan,” tutupnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya