Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

Fenomena Fufufafa Bakal Habisi Dinasti Jokowi

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 16:28 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Isu akun Fufufafa yang terus 'digoreng' bakal menjadi awal habisnya dinasti Jokowi. 

Demikian prediksi Presidium Kongres Nasional (Kornas) Sutrisno Pangaribuan menanggapi semakin massifnya gerakan meminta agar pemilik akun yang disinyalir Gibran Rakabuming Raka tersebut dibawa ke ranah hukum.

“Rasanya ini menjadi awal dari runtuhnya dinasti Jokowi. Bayangkan saja kalau pemilik akun itu benar-benar Gibran Rakabuming dan akhirnya terseret UU ITE. Akan menjadi preseden buruk jika ia tidak dihukum,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/9).


Sutrisno mengatakan, saat ini Gibran Rakabuming merupakan wakil presiden terpilih dan akan dilantik menjadi pendamping Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024 mendatang. Gencarnya pembahasan akun Fufufafa ini juga menandai jika keberadaan Joko Widodo selaku orangtua Gibran sudah semakin tidak dianggap.

“Ironisnya, ada juga kalangan yang mulai mengeluarkan statemen’ menyerang’ posisi Gibran sebagai wapres terpilih dengan mengatakan tidak mengapa jika Gibran dinyatakan gagal jadi wakil presiden karena dulu dia bisa ikut pilpres karena dinasti politik Jokowi mengutak-atik konstitusi. Ini kan semakin mengindikasikan jika keluarga Jokowi itu semakin ingin disingkirkan,” ungkapnya.

Kondisi seperti inilah yang menurut Sutrisno aka membuat dinasti Jokowi akan berakhir dengan tragis. 

“Padahal dalam dua periode kepemimpinannya seharusnya Jokowi bisa menyelesaikan masa baktinya tanpa polemik yang membuat dia terkesan tidak berharga,” pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya