Berita

MIND ID/Net

Bisnis

MIND ID Ingin Jadi Penentu Harga Tambang Dunia

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 17:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) memiliki mimpi besar dalam menghadapi pasar global tambang. Mereka memasang target untuk bisa menjadi penentu harga komoditas tambang.

Mimpi itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, Indonesia yang memiliki cadangan mineral dan batubara yang besar, sehingga mampu membentuk aliansi strategis yang dapat mendukung upaya pengaturan harga di masa depan.

"Kami berharap, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami dapat menjadi global price setter. Ini adalah salah satu tujuan utama yang kami capai bersama di Grup MIND ID," ujar Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam keterangannya, Sabtu, 14 September 2024.


Hendi mengurai bahwa selama ini Indonesia masih mengacu pada indeks komoditas dari negara lain. Seperti batubara yang bergantung indeks dari Australia. Padahal, Indonesia merupakan produsen terbesar batubara dunia.

Begitu juga untuk timah. Indonesia masih belum menjadi penentu harga timah dunia, meski memiliki kekayaan komoditas timah yang melimpah.

Dia berharap, China dan Peru yang sama-sama menjadi produsen utama timah bisa meniru skema Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) guna melakukan price setting.

Di sisi lain, Grup MIND ID juga secara proaktif meningkatkan kegiatan eksplorasi secara agresif dan selektif agar pengelolaan cadangan dapat lebih optimal dalam menjawab kebutuhan global.

Selain itu, terus meningkatkan kapabilitas yang sudah dimiliki saat ini, serta mengembangkan skala bisnis hilir dan industrialisasi secara lebih jauh, sehingga mampu terus meningkatkan nilai tambah dari mineral yang dikelola.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya