Berita

Ketua Umum Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi/Ist

Olahraga

Barongsai DKI Sabet 2 Medali Perak PON 2024

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 21:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim barongsai DKI Jakarta berhasil meraih dua medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, dari kategori barongsai halang rintang dan barongsai tradisional. 

Prestasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalam perkembangan olahraga barongsai di DKI Jakarta, baik dari segi kompetisi maupun prestasi.

Ketua Umum Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi mengapresiasi pencapaian tersebut sekaligus memuji layanan tuan rumah PON Aceh-Sumut.


"Secara keseluruhan, kami mengapresiasi penyelenggaraan ini,” kata Hilda dalam keterangannya, Sabtu (14/9). 

Sebagai cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan di PON XXI Aceh-Sumut, Hilda menilai hal ini sebagai sejarah baru bagi olahraga barongsai di Indonesia. 

"PON 2024 ini menjadi tonggak sejarah bagi barongsai, karena untuk pertama kalinya cabang ini masuk dalam ajang olahraga bergengsi di Indonesia. Ini adalah momentum penting untuk memperkenalkan barongsai secara lebih luas di Tanah Air,” ungkap Hilda.

Mengenai upaya memajukan olahraga barongsai di Indonesia, Hilda menekankan pentingnya kolaborasi dari berbagai pihak. 

"Selain itu, dibutuhkan peningkatan penyediaan fasilitas latihan serta lebih banyak kompetisi tingkat nasional dan internasional agar atlet-atlet kita semakin terlatih dan berprestasi,” ujarnya.

Hilda juga berharap PON 2024 dapat membuat barongsai semakin dikenal dan dihargai, tidak hanya sebagai olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari sport tourism. 

Manajer Tim Barongsai DKI Jakarta, Yohanes Agustino Masteriano, turut mengapresiasi penyelenggaraan PON kali ini sebagai momen penting bagi perkembangan barongsai. Ia juga memuji upaya KONI DKI Jakarta yang selalu mendampingi atlet barongsai dalam setiap pertandingan.

"Kami cukup puas dengan pelayanan yang diberikan panitia, terutama dalam hal fasilitas medis. Meski ada beberapa atlet yang cedera, termasuk atlet andalan di nomor barongsai Taolu yang terpaksa mundur, tim medis dari KONI DKI Jakarta sigap dalam menangani cedera tersebut,” tandasnya.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya